(Dari al-Ḥikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari)
“Kesabaran adalah kunci yang membuka hati untuk mengenal Allah; tanpa kesabaran, cahaya hati tetap tersembunyi.”— Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari
🌿 Pendahuluan: Kesabaran sebagai Pilar Spiritual
Hikmah ketujuh menekankan bahwa kesabaran (sabr) bukan sekadar menahan diri dari marah...
(Dari al-Ḥikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari)
“Barangsiapa melepaskan diri dari keterikatan dunia, hatinya tidak kehilangan apapun; sebaliknya, siapa yang melekat pada dunia, hatinya selalu merasa miskin.”— Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari
🌿 Pendahuluan: Dunia dan Hati
Hikmah keenam ini menekankan keseimbangan manusia dalam menghadapi...
(Dari al-Ḥikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari)
“Hati itu seperti cermin; jika bersih, ia memantulkan cahaya Allah. Jika kotor, ia hanya memantulkan bayangan dunia.”— Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari
🌿 Pendahuluan: Hati sebagai Cermin Kehidupan
Hikmah kelima dari Ibnu ‘Athaillah mengingatkan kita bahwa hati manusia...
(Dari al-Ḥikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari)
“Kerahkanlah sebab-sebab, tetapi jangan bersandar padanya.Sebab, sesungguhnya sebab hanyalah tirai dari tajalli (penampakan) kehendak Allah.Dan jangan engkau berpaling dari sebab, karena engkau pun ditetapkan untuk hidup dalam sebab.”— Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari
🌿 Pendahuluan: Antara Usaha...
(Dari al-Ḥikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari)
“Janganlah penundaan dari Allah dalam memberikan apa yang engkau pinta membuatmu putus asa.Dia telah menjaminkan untuk mengabulkan doamu, bukan di waktu yang engkau kehendaki,tetapi di waktu yang Dia kehendaki.”— Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari
🌿 Pendahuluan: Kegelisahan...
(Dari al-Ḥikam karya Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari)
“Keinginanmu agar keadaanmu berubah adalah karena ketidaktahuanmu terhadap Allah dalam menentukan keadaanmu saat ini.”— Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari
🌿 Pendahuluan: Manusia yang Tak Pernah Puas
Sejak awal kehidupan, manusia selalu ingin berpindah dari satu keadaan ke keadaan...