spot_img
13.5 C
London
spot_img
HomeCerpen

Cerpen

Bayangmu dalam Nuansa Bening

Pagi itu, laut tampak seperti lembar kaca raksasa yang baru saja dibersihkan hujan malam. Langit masih malu-malu membuka warna biru, dan garis cakrawala terlihat begitu tipis seolah seseorang menarik satu garis lurus dengan pensil halus. Angin asin menyapu pelan wajahku, membawa aroma laut yang...

“Kita Bertemu Lagi di Waktu yang Lebih Siap”

Hujan turun tipis di halaman SMA Negeri 5 ketika bel pulang berbunyi. Siswa kelas 3 berhamburan keluar, sebagian panik memikirkan try-out besok, sebagian lagi mengeluh tentang PR matematika. Rayan berdiri di depan kelas 3-IPA-2 sambil memeluk buku fisika. Ia tidak populer, tidak jago olahraga, tidak...

“TIGA JANJI DI BAWAH POHON KENANGA”

Pohon Kenanga Itu Masih Berdiri Arga selalu bilang:“Persahabatan itu bukan soal siapa paling lama bertahan, tapi siapa yang tetap tinggal saat yang lain pergi.” Dan kalimat itu selalu diucapkannya sambil duduk di bawah pohon kenanga besar di belakang sekolah, tempat di mana ia, Rafi, dan Nara...

“Untuk Guru yang Mengajarkan Cara Mencintai”

Hujan turun sejak subuh, menepuk pelan atap seng dan genteng rumah di komplek sekitar SMA Negeri 7. Bagi sebagian orang, hujan di Hari Guru dianggap menyebalkan karena repot membawa payung dan sepatu bisa basah. Tapi bagi Raka, hujan justru terasa seperti latar musik yang...

“Pertemuan di Kala Turun Hujan Terakhir”

Hujan selalu membawa kembali sesuatu yang pernah hilang.Bagi Arga, hujan bukan sekadar air yang turun dari langit, tetapi sebuah pintu yang membuka seluruh kenangan yang ingin ia kubur dalam-dalam. Dari kecil, ia terbiasa menghabiskan sore di halte kecil dekat taman kota. Tempat itu menjadi titik...